Ko Phi Phi – Thailand

Ko Phi Phi – Thailand

Phi Phi adalah gugusan pulau-pulau kecil di pantai barat Thailand bagian selatan. Tempat wisata ini mampu menjaring jutaan wisatawan asing tiap tahunnya. Terdiri dari enam pulau kecil, dua pulau utama di sini adalah Phi Phi Don dan Phi Phi Leh. Gugusan pulau ini sangat menarik minat wisatawan karena panorama yang indah, campuran laut biru jernih dengan pulau-pulau karst hijau.

Phi Phi dan pulau-pulau lain di wilayah ini hancur terkena tsunami Samudera Hindia pada 2004. Selama beberapa tahun setelah bencana, pariwisata yang merupakan sektor andalan daerah ini hancur. Ratusan penduduk Phi Phi termasuk wisatawan asing meninggal dan hilang. Namun kini, tidak tampak lagi bekas-bekas keganasan tsunami. Wisatawan asing kembali berkunjung ke tempat ini dan Phi Phi pun jadi andalan wisata Negeri Gajah Putih.

Phi Phi Don, pulau terbesar, berpenghuni dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Banyak wisatawan yang memilih untuk menghabiskan beberapa hari di pulau ini. Pulau tersebut juga sering menjadi pelabuhan transit bagi mereka yang ingin pergi ke Ko Lanta atau Ko Phanga.

Sebagian besar pelancong mencapai Phi Phi melalui pulau Phuket, yang juga merupakan salah satu lokasi wisata paling terkenal di Thailand. Sebagian wisatawan lainnya memilih untuk menuju ke Phi Phi melalui Krabi di dataran utama Thailand.

Atraksi wisata yang biasanya dapat dinikmati dari tur Phi Phi Islands adalah kunjungan ke Maya Bay. Teluk kecil yang indah ini terkenal setelah menjadi lokasi syuting film “The Beach” yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio. Di teluk ini, wisatawan dapat mengabadikan keindahan pemandangan berupa batu-batu karst tinggi, kapal-kapal tradisional, atau berenang dan bermain air. Tempat ini juga sangat sesuai untuk olahraga snorkeling karena airnya yang jernih dan keindahan panorama bawah lautnya. Berbagai ikan kecil aneka warna terdapat di pantai ini.

Anda juga dapat menyaksikan Viking Cave atau Gua Viking yang merupakan gua peninggalan zaman dahulu kala. Gua Viking terletak di Phi Phi Leh yang tidak berpenghuni. Anda hanya dapat menyaksikan keindahannya dari atas kapal, karena hanya kayak atau perahu kecil yang dapat mendekati gua. Gua tersebut juga menjadi lokasi penghasil sarang burung walet.

 

Dua kali sudah saya berkesempatan untuk mengunjungi Phi Phi dan dua kali pula saya terpesona akan keindahannya. Dari Phuket, kapal menuju Phi Phi berangkat dari Rassada Pier.

Walaupun ada wisatawan yang menginap di hotel-hotel di Phi Phi Don, kebanyakan masih tetap memilih day trip, atau perjalanan sehari tanpa menginap. Saya pun demikian.

Dengan kapal cepat, perjalanan dari Phuket menuju ke Phi Phi menempuh waktu satu jam. Speed boat bisa menampung 25 sampai 40 penumpang, tergantung jumlah peserta turnya.

Keuntungan dari mengikuti tur jenis ini adalah Anda akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk beraktivitas. Anda akan diberi waktu untuk bermain di Maya Bay serta memberi makan ikan.  Selain itu, kapal akan berhenti di beberapa pulau kecil dalam perjalanan pulang. Biayanya sekitar 1000-1200 baht Thailand per orang.

Pilihan yang lain adalah menggunakan kapal besar yang lebih lambat (slow boat). Kapal ini dapat menampung lebih dari 200 orang. Terdiri dari dek susun empat, kapal ini juga berfungsi sebagai feri bagi mereka yang akan menginap atau transit di Phi Phi Don.

Dengan tur ini, Anda dapat menikmati waktu lebih lama di atas kapal. Butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai di Phi Phi. Namun, karena ukurannya yang terlalu besar, kapal tidak dapat berlabuh di Maya Bay dan penumpang hanya dapat menikmati keindahannya dari kejauhan. Biaya per orang untuk tur jenis ini adalah 650-750 baht Thailand.

Kedua jenis tur menyediakan makan siang secara prasmanan di Phi Phi Don. Bagi Anda yang muslim, jangan khawatir, makan siang yang disediakan selalu halal karena mayoritas penduduk Phi Phi adalah muslim. Bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah salat, terdapat sebuah masjid di ujung pulau, kira-kira 10 menit dari pelabuhan. (Olenka Priyadarsani)

This entry was posted in Jalan jalan and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s